Psikologi - Universitas Katolik Atma Jaya

INFORMASI FAKULTAS

Nama Universitas : Universitas Katolik Atma Jaya
Nama Fakultas : Psikologi
Alamat Sekretariat : Jl. Jenderal Sudirman 51, Jakarta
Kode Pos : 12930
Telp : (62-21) 5727615    Telp2 : 5703306, 5708823
Fax : (62-21) 5747912    Fax2 :
Email : fp@atmajaya.ac.id
Website : http://www.atmajaya.ac.id/
Nama Dekan : Dr.Phil. Juliana Murniati, M.Si

OUR ADVERTISING


PENGETAHUAN

Deskripsi Mulai melakukan kegiatan proses belajar mengajar sejak tahun 1992 dengan berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Dirjen DIKTI, dengan nomor: 267/DIKTI/Kep/1992, tentang Pemberian Status TERDAFTAR kepada jurusan/program studi psikologi untuk jenjang program S1 di lingkungan Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya di Jakarta, ditetapkan pada tanggal 8 Juni 1992.

Pada 1 Maret 1995 memperoleh peningkatan Status menjadi DIAKUI, dengan berdasarkan SK Dirjen, dengan nomor 82/DIKTI/Kep/1995, tentang Pemberian Status DIAKUI kepada Fakultas Psikologi program studi psikologi untuk jenjang program S1 Pada Univertas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta

Pada 22 Desember 1998, melalui Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dengan nomor 002/BAN-PT/Ak-II/XII/1998, tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program studi untuk Program Sarjana di perguruan Tinggi. Fakultas Psikologi memperoleh peringkat Akreditasi B dengan nilai 553,7.

Pada Awal bulan 22Juli 2004 ini, Melalui Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dengan nomor: 029/BAN-PT/Ak-VIII/S1/VII/2004, tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program studi untuk Program Sarjana di perguruan Tinggi. Fakultas Psikologi memperoleh peringkat Akreditasi A dengan nilai 364.
Visi Menjadi fakultas yang memiliki keunggulan akademik dan profesional dalam bidang ilmu psikologi yang berorientasi pada kemajemukan masyarakat Indonesia.
Misi
  • Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesi di bidang psikologi yang berorientasi pada kemajemukan masyarakat Indonesia.

  • Menyelenggarakan penelitian dasar dan terapan untuk membangun ilmu psikologi dengan mengeksplorasi kemajemukan masyarakat Indonesia

  • Mendarmabaktikan keahlian dalam bidang pelayanan psikologis sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat Indonesia

  • Mengelola fakultas psikologi secara profesional dengan mengutamakan kualitas, efektifitas, dan efisiensi sehingga tercipta suasana akademik yang mendukung terlaksananya tridharma perguruan tinggi berdasarkan nilai-nilai Kristiani

AKREDITASI FAKULTAS

Akreditasi A
Informasi Sertifikat dan ISO lainnya
KURIKULUM FAKULTAS PSIKOLOGI

Sejak Tahun Ajaran 2003/2004 Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya berjalan dengan 2 Kurikulum Operasional secara bersamaan, yaitu:

  1. KURIKULUM LAMA

  2. ( berlaku untuk angkatan 1997 s/d 2002 )

  3. KURIKULUM 2003 (BARU)

  4. ( berlaku untuk angkatan 2003, 2004, dan seterusnya.)

GAMBARAN KURIKULUM LAMA

Beban Kredit dan Masa Studi Program Pendidikan S1 Psikologi yang harus diambil pada kurikulum lama adalah sebagai berikut:
  • Jumlah Maksimum sks Per Semester 24 sks
  • Jumlah Maksimum Mata Kuliah Per Semester 11 Matakuliah
  • Beban Minimum sks Per Mata Kuliah 1 sks
  • Beban Maksimun sks Per Mata Kuliah ( Kecuali Skripsi ) 4 sks
  • Jumlah Beban Studi Minimum Program Pendidikan 150 sks
  • Jumlah Minimum Semester Dalam Kurikulum 8 Semester
  • Batas Studi Maksimum ( tak termasuk Cuti ) 14 Semester
  • Batas Maksimum Cuti Akademik 4 Semester
Untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi, selain menempuh mata kuliah dalam kurikulum yang berlaku secara nasional, peserta didik juga harus menempuh mata kuliah pilihan/muatan lokal sekurang-kurangnya 37 sks dari bidang-bidang di bawah ini.
  • Psikologi Umum dan Eksperimen
  • Psikologi Perkembangan
  • Psikologi Sosial
  • Psikologi Industri dan Organisasi
  • Psikologi Pendidikan
  • Psikologi Klinis

GAMBARAN KURIKULUM 2003 (BARU)

    Dalam Kurikulum 2003 (Baru) ini aktivitas pendidikan akan digambarkan secara lebih detail. Gambaran aktivitas pendidikan terdiri dari alur perkuliahan, rumpun perkuliahan.
  1. Alur Umum program studi sarjana psikologi di FP UAJ
    Program pendidikan S1 psikologi di Unika Atmajaya berlangsung selama 8 (delapan) semester, dengan jumlah kredit 144 SKS. Secara umum, program pendidikan S1 ini dapat dibagi menjadi dua bagian. Lima semester pertama adalah masa dimana mahasiswa belajar dasar-dasar ilmu pengetahuan secara umum, dan dasar ilmu psikologi khususnya ( 102 SKS). Tiga semester berikutnya adalah masa dimana mahasiswa mulai belajar berbagai pengetahuan dan keterampilan di berbagai konsentrasi bidang terapan psikologi ( 42 SKS). Program pendidikan ini diakhiri oleh tugas akhir berupa skripsi atau laporan kerja praktek.
    Semester satu khususnya ditujukan untuk memberi kesempatan pada mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan kehidupan akademik. Semester ini diawali oleh masa bimbingan mahasiswa (Mabim). Mabim ini dimaksudkan sebagai suatu proses inisiasi dan orientasi memasuki komunitas ilmiah. Isi program ini secara garis besar adalah memberi informasi tentang peluang pekerjaan sebagai sarjana psikologi, tentang kurikulum dan aturan main dalam komunitas ilmiah, dan memberi pelatihan keterampilan belajar (study skills). Durasi masa bimbingan ini berkisar antara satu sampai dua bulan. Kuliah-kuliah di semester satu diarahkan untuk memberi berbagai dasar-dasar keterampilan intelektual umum dan pengenalan terhadap ilmu psikologi dan filsafat yang mendasarinya. Keterampilan dasar intelektual antara lain adalah kemampuan membaca dan menulis secara umum dan secara khusus dalam lingkup ilmiah, kemampuan menyajikan ide (presentation skill) dan argumentasi secara reasonable dan intelligible, kemampuan berbahasa Inggris, dan kemampuan mencari dan menciptakan pengetahuan baru melalui berbagai media seperti perpustakaan, internet dan sebagainya.
    Mulai semester keenam atau setelah memenuhi semua kuliah wajib dasar (lima semester pertama), mahasiswa diminta untuk memilih salah satu konsentrasi bidang penerapan psikologi. Implikasi dari pilihan ini adalah mahasiswa wajib mengambil sejumlah kredit (15 SKS) dari konsentrasi yang dipilihnya. Perkuliahan di masing-masing bidang terapan ini merupakan suatu gugus kuliah yang saling berhubungan. Artinya, apabila mahasiswa memutuskan untuk pindah konsentrasi, maka ia harus mengambil keseluruhan SKS yang diwajibkan di konsentrasi bidang yang baru.
    Selain kuliah konsentrasi, mahasiswa juga mengambil kuliah pilihan sejumlah minimal 10 SKS. Kuliah pilihan ini dimaksudkan sebagai pengayaan yang bersifat tidak wajib. Artinya, walaupun seorang mahasiswa telah memilih konsentrasi bidang terapan tertentu, ia diperbolehkan memilih kuliah pilihan apa pun.
    Ada dua macam tugas akhir yang dapat dipilih oleh mahasiswa: melakukan penelitian empiris serta menulis skripsi sebagai laporan penelitian tersebut, dan melakukan kerja praktek di bidang terapan psikologi tertentu serta menulis laporannya. Bidang yang dipilih untuk kedua macam tugas akhir ini harus sesuai dengan bidang terapan yang telah dipilih.
  1. Rumpun Mata Kuliah
    Perkuliahan dapat digambarkan berdasarkan empat rumpun: rumpun dasar ilmu, rumpun dasar ilmu psikologi, rumpun bidang penerapan psikologi, dan rumpun perangkat teknikal psikologi.

    2.1 Rumpun Dasar Ilmu
    Rumpun dasar ilmu berisi berbagai paradigma, dan keterampilan yang menjadi dasar seseorang untuk memasuki komunitas keilmuan psikologi di Indonesia. Oleh karena itu rumpun ini dapat dianggap sebagai pintu masuk ke dalam komunitas ilmu psikologi.
      2.1.1 Paradigma ilmu pengetahuan
      Pada intinya, perkuliahan di rumpun ini ditujukan untuk mendidik peserta menjadi anggota komunitas ilmiah. Peserta dididik untuk berpikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan kaidah-kaidah yang diterima di dalam komunitas ilmiah. Perkuliahan yang termasuk di dalam rumpun ini mencakup:
      1. Filsafat manusia, budaya dan ilmu pengetahuan

      2. Sejarah pemikiran tentang manusia dan masyarakatnya

      3. Metodologi ilmu pengetahuan dan teknik analisisnya

      2.1.2 Keterampilan dasar keilmuan
      1. Keterampilan mencari pengetahuan melalui studi literatur,

      2. Keterampilan menyajikan pandangan dan argumentasinya baik dalam bentuk tertulis dan lisan
      3. .
      4. Keterampilan manajemen diri

      Rumpun ini tidak harus diwujudkan di dalam bentuk perkuliahan normal yang berlangsung sepanjang semester. Keterampilan ini bisa juga diwujudkan dalam bentuk pelatihan atau masa bimbingan yang waktu pelaksanaannya dipadatkan (spt block seminar)

    2.2 Rumpun dasar ilmu psikologi
    Rumpun ini berisi kuliah-kuliah yang dianggap sebagai inti ilmu pengetahuan psikologi yang berusaha menjelaskan perilaku manusia.
      2.2.1 Proses-proses fisiologis dan mental
      Perkuliahan di rumpun ini dimaksudkan untuk memperkenalkan berbagai teori mengenai proses-proses fisiologis dan psikologis dasar. Tema-tema yang tercakup di dalam rumpun ini antara lain adalah:
      1. Proses faali: sistem saraf, endokrin dll
      2. .
      3. Kognisi

      4. Persepsi

      5. Motivasi

      6. Emosi

      7. Proses belajar


      2.2.2 Kepribadian
      Kuliah yang termasuk rumpun ini hanya ada satu macam saja, yaitu psikologi kepribadian. Perkuliahan ini membentuk satu rumpun tersendiri karena merupakan satu pendekatan yang berbeda dengan yang lainnya, yaitu mencari karakteristik dasar perilaku manusia yang menetap melintasi ruang dan waktu.

      2.2.3 Perkembangan.
      Sama halnya dengan rumpun kepribadian, rumpun perkembangan berisi satu macam kuliah saja sesuai dengan namanya, psikologi perkembangan. Karakteristik yang menandai rumpun ini adalah pencarian prinsip universal yang mengatur perubahan yang dialami manusia melintasi waktu, mulai saat konsepsi di dalam kandungan sampai masa tua.

      2.2.4 Sosial-organisasional
      Inti dari rumpun ini adalah perkuliahan yang mempelajari bagaimana perilaku manusia mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Perkuliahan di dalam rumpun ini dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga level lingkungan sosial manusia:
      (a) Level mikro: proses-proses mental individual dan dyadic
      (b) Level messo: perilaku intra dan intergroup
      (c) Level makro: Institusi dan Budaya di berbagai masyarakat Indonesia

    2.3 Rumpun Bidang Terapan
    Rumpun bidang penerapan berisi berbagai area peminatan dan penerapan psikologi Indonesia. Pada prinsipnya jumlah bidang di dalam rumpun ini bisa tidak terbatas dan bisa berkembang sesuai dengan peminatan staf fakultas. Bidang-bidang ini diharapkan juga berkembang menjadi berbagai institut (pendidikan dan penelitian) yang memusatkan studinya dalam permasalahan tertentu. Sebagai titik berangkat, ada empat bidang penerapan yang dikontrol dan dikembangkan oleh empat koordinator yang berbeda yang erat kaitannya dengan ketua program (S2) profesi. Keempat bidang terapan ini dipilih berdasarkan aktivitas yang secara tradisional sudah ada di dalam praktek pendidikan psikologi di Indonesia. Kemungkinan adanya bidang minat atau terapan lain dapat dimulai oleh staf fakultas melalui kuliah-kuliah pilihan. Keempat bidang terapan tersebut adalah:

      2.3.1 Psikologi Industri dan Organisasi Kompetensi yang menjadi sasaran bidang terapan PIO adalah:
      1. kemampuan memahami konsep-konsep psikologi yang dapat diterapkan dalam konteks dunia kerja di Indonesia
      2. kemampuan menganalisa perilaku manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja
      3. kemampuan memahami perilaku manusia sebagai sumber daya manusia dalam proses produksi
      4. kemampuan memahami perilaku manusia sebagai konsumen
      5. kemampuan untuk memahami dan menguji penerapan teori psikologi organisasi serta melakukan penelitian dalam konteks berbagai jenis organisasi di Indonesia (profit dan non-profit).
      6. kemampuan memahami individual differences sebagai konsep kunci dalam proses mendesain program HRD.
      7. kemamapuan memahami pelaksanaan psikotes untuk dunia kerja
      8. kemampuan memahami dan mendesain proses pelatihan dalam dunia kerja.

      2.3.2 Psikologi sosial dan komunitas
      Bidang terapan ini adalah bidang yang secara tradisional disebut psikologi sosial. Perubahan istilah ini dilakukan untuk membedakannya dengan psikologi sosial sebagai salah satu dasar ilmu psikologi. Istilah psikologi komunitas dipilih untuk menggambarkan peminatannya terhadap berbagai dinamika dan permasalahan manusia yang tidak bisa dilepaskan dari konteks komunitasnya. Sebagai suatu bidang terapan, ia mendekati permasalahan ini dengan cara menyentuh bukan hanya tingkatan mikro (individual dan dyadic) tetapi juga tingkatan messo dan makro.
      Ada dua kompetensi yang menjadi sasaran program pendidikan psikologi komunitas ini:
      1. Kemampuan untuk memahami dan membedah masalah-masalah perilaku manusia di dalam komunitas tertentu.

      2. Kemampuan untuk memberi rekomendasi dan merancang program intervensi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada komunitas ilmiah dan komunitas klien

      Komunitas adalah konsep kunci yang menjadi dasar dari semua perkuliahan di rumpun ini. Pada dasarnya ada empat konsep yang akan dikembangkan berdasarkan konsep komunitas:
      1. Komunitas dan aktivitas manusia (community and human activity
      2. )
      3. Perangkat dan sumberdaya (tools and resources: physical objects, human mind and meaning)

      4. Perubahan sosial dan pembangunan (Social change and development)

      5. Intervensi
      Rangkaian keempat konsep di atas dibuka melalui exposure ke komunitas klien dimana mahasiswa mengalami interaksi sosial langsung dengan anggota komunitas. Setelah mahasiswa selesai mengikuti keempat macam perkuliahan itu mereka dituntut untuk melakukan analisis dan merancang suatu bentuk intervensi terhadap komunitas tersebut.

      2.3.3 Psikologi Pendidikan
      Bidang ini merupakan terapan ilmu psikologi di dalam bidang pendidikan. Konsep kunci di dalam bidang terapan ini adalah konsep pembelajaran. Sejalan dengan itu, kompetensi yang menjadi sasaran program peminatan psikologi pendidikan ini adalah:
      1. Kemampuan untuk mengenali dan memahami masalah-masalah dalam pembelajaran serta issue-issue yang berkembang didalamnya.

      2. Kemampuan untuk dapat menganalisis masalah-masalah pembelajaran (dikaitkan dengan teori sebagai dasar pemikirannya).

      3. Kemampuan untuk mengadministrasikan tes yang meliputi kemampuan untuk memberikan instruksi dan skoring dalam tes kelompok sebatas untuk dapat mengindentifikasi masalah.

      4. Kemampuan untuk mengenali alat tes di ruang lingkup Psikologi Pendidikan
      5. .
      6. Kemampuan untuk dapat melakukan penelitian terutama untuk pengidentifikasian masalah sehingga mampu memberikan rekomendasi mulai dari saran sampai perancangan aktivitas (misalnya dalam bentuk modul). Bentuk penelitian yang digunakan antara lain survey ,deskripsi dan penelaahan suatu variabel di masyarakat Indonesia.

      2.3.4 Psikologi Klinis
      Psikologi klinis sebagai bidang terapan memusatkan perhatiannya terutama ke masalah kesehatan mental dan perilaku menyimpang. Kompetensi yang menjadi sasaran belajar di dalam bidang minat ini adalah:
      1. Mahasiswa memiliki kepekaan untuk memahami dan mampu mengidentifikasi ada tidaknya gejala gangguan mental, abnormalitas maupun patologis melalui totalitas pengindriaan.

      2. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan analitis yang tepat berdasarkan pemahaman atas permasalahan melalui eksplorasi, anamnesis dan analisis untuk mendapatkan kesimpulan sementara.

      3. Menggunakan paradigma, teori dan konsep psikologi klinis yang relevan untuk membedah masalah lebih dalam yang tergambarkan melalui dinamika kepribadian (catatan : dinamika kepribadian hanya melalui observasi, wawancara, anamnesis dan kajian teoritis ).

      4. Mencari pengetahuan baru yang dibutuhkan untuk mendalami permasalahan di bidang klinis.

      5. Menyampaikan argumentasi yang masuk akal, baik secara lisan maupun tulisan baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris

    2.4 Rumpun Perangkat Teknikal Psikologi
    Rumpun perangkat teknikal psikologi merupakan rumpun tersendiri yang dikontrol dan dikembangkan oleh koordinasi empat rumpun penerapan. Ada empat bidang di dalam rumpun ini:
    1) Teknik diagnostik/ assessment
    1. Psikometrika dan tes-tes psikologis

    2. Wawancara, observasi, dan focus group discussion

    2) Teknik intervensi
    1. Pelatihan dan persuasi

    2. Konseling dan terapi

INFORMASI BEASISWA

FASILITAS

Bahasa Pengantar Bahasa Indonesia
Fasilitas Fakultas 1. Ruang alat tes psikologi, Gedung C lantai 4
2. Ruang konseling, Gedung C lantai 5
3. Ruang observasi, Gedung C lantai 5
4. Ruang Monitoring, Gedung C lantai 5
5. Laboratorium Komputer terdiri dari :
- Ruang Kelas : 21 Komputer
- Ruang Eksperimen Komputer : 6 Komputer
- Ruang Monitoring : Komputer Audio Visual Film
- Ruang Interaksi : 1 DVD Player + 1 Televisi
- Ruang Server : 2 buah Server Komputer dan perlengkapan jaringan komputer (Swith Hub)
- Ruang Administrasi Lab: 2 komputer

Program Studi

Nama Jurusan Psikologi Akreditasi : A Jenjang Pendidikan : S1
Akademi :     Diploma :     Sarjana : 1     Magister :     Doktorat :