Teknologi Kelautan - Institut Teknologi Sepuluh Nopember

INFORMASI FAKULTAS

Nama Universitas : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Nama Fakultas : Teknologi Kelautan
Alamat Sekretariat : Institut teknologi Sepuluh Nopember
Gedung Rektorat Lt 3
Telp : 031-5948757    Telp2 :
Fax : 031-5932104    Fax2 :
Email : dekanftk@rad.net.id
Website : http://ftk.its.ac.id/
Nama Dekan : Prof. Ir. Djauhar Manfaat, MSc, PhD

OUR ADVERTISING


PENGETAHUAN

Deskripsi

Pada tanggal 10 Nopember 1957, Yayasan Pendidikan Tinggi Teknik 10 Nopember (YPTT) yang diketuai oleh Dr. Angka Nitisastro mendirikan "PERGURUAN TINGGI TEKNIK 10 NOPEMBER" dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Sokarno. Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Teknik Mesin.


Nama perguruan tinggi teknik tersebut dipilih dengan maksud agar jiwa, semangat, dan cita-cita 10 Nopember 1945 dipakai sebagai keteladanan dan semangat oleh mahasiswanya. Pada jiwa 10 Nopember 1945 terkandung tekad keikhlasan berkorban demi negara, rasa persatuan serta semangat bergotong royong. Jiwa dan semangat 10 Nopember diyakini dapat memacu para mahasiswa untuk dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan mereka kelak menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Disadari bahwa penggunaan nama 10 Nopember mengandung konsekuensi yang amat berat, yakni menjaga dengan sekuat tenaga agar nama keramat bagi bangsa Indonesia itu jangan sampai ternoda.


Setelah melalui usaha-usaha yang dirintis oleh tokoh-tokoh dari YPTT, pada tahun 1960 Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya diubah statusnya menjadi perguruan tingg negeri dengan nama "INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA".

Perubahan tersebut ditetapkan dalam SK Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan tanggal 3 Nopember 1960, No. 93367/U.U. yang kemudian diperbaharui dan diubah melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 101250/U.U., tanggal 3 Desember 1960. Dengan SK Menteri yang kedua tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang semula hanya mempunyai dua jurusan, berubah menjadi lima Jurusan, yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Elektro, dan Teknik Kimia. Selanjutnya status jurusan-jurusan tersebut masing-masing dirubah menjadi fakultas, dan dengan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1961, tanggal 23 Maret 1961, ditetapkan bahwa Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang pertama adalah 10 Nopember 1960.


Dalam perkembangan selanjutnya, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 72 Tahun 1965, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya yang lebih dikenal dengan nama ITS membuka dua fakultas baru, yaitu Fakultas Teknik Arsitektur dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA). Sementara itu pada tahun 1976 dibuka program Non-Gelar diantaranya program Non-Gelar Teknik Sipil yang dikelola oleh Fakultas Teknik Sipil dan kemudian disusul dengan dibukanya Lembaga dan Pendidikan Pekerjaan Umum (LPPU-ITS).


Selanjutnya dalam perjalanan perkembangannya, struktur organisasi ITS mengalami perubahan pada tahun 1983. Melalui Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 1980, Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1981, dan Keputusan Presiden No. 58 Tahun 1982 yang berlaku bagi seluruh universitas/ institut, jumlah fakultas di lingkungan ITS berubah menjadi lima.

Fakultas Teknik Sipil berintegrasi dengan Fakultas Teknik Arsitektur dan berubah menjadi Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan (FTSP) dan terdiri dari Jurusan  Teknik Sipil, Jurusan Teknik Arsitektur dan Jurusan Teknik Penyehatan. Fakultas Teknik Mesin, Fakultas Teknik Kimia, dan Fakultas Teknik Elektro dilebur menjadi Fakultas Teknologi Industri (FTI) dengan empat jurusan yakni Jurusan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Kimia, Jurusan Teknik Fisika, serta dua program studi yaitu Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Teknik Industri.


Fakultas Teknik Perkapalan dikembangkan menjadi Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) dan mempunyai tiga jurusan, yaitu Jurusan Teknik Perkapalan, Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, dan Jurusan Teknik Kelautan. FIPIA berubah menjadi FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dengan Jurusan Fisika, Jurusan Matematika, Jurusan Statistika, dan Jurusan Kimia. Program-program Non-Gelar diintergrasikan menjadi Fakultas Non-Gelar Teknologi (FNGT) yang terdiri dari Jurusan Teknik Sipil, LPPU, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Perkapalan.


Pada tahun 1991 terjadi perubahan lagi. Jumlah fakultas yang semula lima diciutkan menjadi empat menyusul penutupan dan pengintegrasian Fakultas Non-Gelar Teknologi (FNGT). Sebagai realisasi SK Mendikbud No. 1312/O/1991 yang mengatur hal tersebut diatas, jurusan-jurusan yang ada di FNGT diintegrasikan ke jurusan yang sejenis di dua fakultas yakni FTI dan FTSP.

Selain fakultas-fakultas di atas ITS memiliki dua politeknik yakni Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). PPNS yang didirikan pada tahun 1987 memiliki tiga program studi yakni Teknik Bangunan Kapal, Teknik Permesinan Kapal, dan Teknik Kelistrikan Kapal. Sedangkan PENS yang didirikan pada tahun 1988 memiliki program Diploma III dengan Jurusan Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Listrik, dan Teknologi Informasi, serta program diploma IV dengan Jurusan Teknik Elektronika, Teknik Komunikasi, dan  Teknik Listrik.


Mulai tahun 1993, ITS menyelenggarakan pogram pascasarjana (magister). Pada saat ini, Program pascasarjana ITS memiliki 12 program studi, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknologi Kelautan, Teknik Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Lingkungan, Statistika, Fisika dan Magister Manajemen Teknologi. Pada tahun 2001, dibuka Program Doktor dengan empat program studi, yaitu Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur dan Teknologi Kelautan.


Pada tahun 1998, ITS membuka empat program studi baru, yaitu Desain Produk Industri, Teknik Material, Teknik Geodesi, dan Biologi. Selanjutnya pada tahun 2001, dibuka lagi dua program studi yaitu Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dan Program Studi Sistem Informasi. Saat ini, secara keseluruhan, ITS memiliki 23 jurusan/program studi.


Bedasarkan Keputusan Rektor ITS No. 1115.1/PP/2001, tanggal 14 Juni 2001, ITS membentuk Fakultas baru, yakni Fakultas Teknologi Informasi (FTIf) dengan dua jurusan/program studi, yaitu : Jurusan Teknik Informatika dan Program Studi Sistem Informasi.
Visi ITS sebagai perguruan tinggi dengan reputasi internasional dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, terutama yang menunjang pembangunan industri dan kelautan yang berwawasan lingkungan.
Misi

* Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang efisien untuk menghasilkan lulusan bertaraf internasional;


* Melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta melaksanakan kegiatan inovatif dan alih teknologi untuk kemaslahatan manusia;


* Menumbuhkan kapasitas sebagai institusi sumber dan jejaring bagi perluasan kegiatan pendidikan dan penelitian;


* Menumbuhkan dan menjaga moral akademik, etika, dan agama untuk pembangunan peradaban manusia;


* Melaksanakan pengelolaan perguruan tinggi berdasarkan prinsip ekonomis dan akuntabilitas

AKREDITASI FAKULTAS

Akreditasi A

INFORMASI BEASISWA

PMDK BERBEASISWA / PMDK DHU'AFA


Apakah PMDK itu?


PMDK adalah singkatan dari Penelusuran Minat dan Kemampuan, yaitu sistem penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri yang tidak didasarkan pada hasil spot test akan tetapi didasarkan pada evaluasi nilai selama di SMP dan SMA. Nilai mata pelajaran (tertentu) ini dimasukkan dalam suatu persamaan dengan memperhitungkan peringkat SMA secara nasional sesuai ranking SPMB (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru). Nilai hasil persamaan ini akan menjadi Indeks untuk penentuan penerimaan mahasiswa baru.


Apakah PMDK Berbeasiswa itu?


Misi utama perguruan tinggi seperti ITS adalah memberikan kesempatan bagi seluruh rakyat dari segala strata untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan selalu mengikuti perkembangan jaman. Pendidikan tinggi yang seperti itu tidak akan terlepas dari kebutuhan sarana dan prasarana yang harus disesuaikan, sehingga diperlukan pembiayaan memadai. Untuk saat ini, biaya seperti itu belum ditanggung oleh pemerintah semuanya, sehingga sebagian harus dibebankan pada pemakai jasa pendidikan, yakni masyarakat.

Dengan kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan seperti dewasa ini, tidak semua lapisan masyarakat akan mampu berpartisipasi menyangga beban pendidikan tinggi. Ini berarti, sebagian masyarakat, utamanya dari strata bawah, tidak akan dapat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi berkualitas seperti di ITS. Fakta menunjukkan bahwa banyak sekali anak-anak pandai dari keluarga tidak mampu yang masuk dalam kategori tersebut.


Didasarkan pada kondisi tersebut, mulai pada tahun akademik 2005/2006 pimpinan dan segenap civitas academica ITS kemudian mencanangkan suatu tekad untuk berusaha dengan segala kemampuan mencoba memberikan kesempatan bagi masyarakat strata bawah ikut menikmati pendidikan tinggi. Tekad tersebut utamanya dilandasi oleh kesadaran bahwa masyarakat strata bawah tidak selayaknya tersisihkan dari kesempatan untuk mendapatkan hak pendidikan tingginya.


Sebagai konsekuensi tekad tersebut adalah ITS harus dapat menyediakan biaya bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Biaya tersebut tidak saja berupa SPP yang harus dibayarkan ke ITS sebagai bentuk partispasi untuk penyelenggaraan pendidikan, tetapi harus termasuk juga biaya hidup mahasiswa selama di Surabaya untuk mengikuti pendidikan di ITS.


Dari sisi pembayaran SPP dan SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi), ITS sementara ini telah mampu mengatasinya dengan mengalokasikan dana dari sumber pemasukan yang lain. Namun untuk biaya hidup di Surabaya, ITS belum mampu menyediakannya. Oleh karena itu ITS mengharapkan partisipasi dari pihak-pihak lain, baik dari institusi maupun perorangan, utamanya para alumni ITS yang telah berhasil dan terketuk hatinya untuk membantu para calon mahasiswa yang tidak cukup beruntung dari segi finansial.

FASILITAS

Program Studi

Nama Jurusan Teknik Perkapalan Akreditasi : A Jenjang Pendidikan :
Nama Jurusan Teknik Sistem Perkapalan Akreditasi : A Jenjang Pendidikan :
Nama Jurusan Teknik Kelautan Akreditasi : A Jenjang Pendidikan :
Akademi : -     Diploma : -     Sarjana : 3     Magister : 1     Doktorat : 1