ARTIKEL


ISI menjadi ISBI

Jurnalis

Kejanggalan dalam rencana perubahan ISI menjadi ISBI

News Logo

Menanggapi rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan merombak Institut Seni Indonesia menjadi Institut Seni dan Budaya Indonesia, Wakil Dekan III Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Lucky Wijayanti menilai ada kejanggalan dalam rencana tersebut.

Ia mengatakan, jika tujuan digabungkannya budaya website murah dalam ISI untuk mencetak sarjana budaya yang terkonsep, itu terasa aneh karena baginya budaya terus berkembang secara alamiah di setiap daerah. Ia mengaku khawatir kebudayaan nantinya akan kehilangan sentuhan keanekaragaman jika kurikulum dalam ISBI disamaratakan oleh pemerintah pusat. Pendidikan tumbuh di tempat yang terjadi pembelajaran. Jika semua kurikulum pendidikan kebudayaan berpusat di pemerintah, nantinya akan melahirkan sarjana kebudayaan yang sama.

Selain itu, kata dia, keanehan lain tampak dari keinginan pemerintah untuk mencetak budayawan melalui proses akademik. Karena, menurut Lucky, souvenir pernikahan seharusnya pemerintah bisa memasukkan kurikulum kesenian dan kebudayaan di jenjang pendidikan sebelumnya. "Kalau mau, harusnya dirombak dari awal. Berikan pendidikan seni dan budaya yang benar, bukan seni dan budaya yang direkayasa," tuturnya.


Kirim Print


Comments

Tokoedu | 01/01/1970 07:00

Beli buku Perguruan tinggi secara online ??

klik di www.tokoedu.com/buku-perguruan-tinggi

Proses Cepat ! Beli buku gak lama nunggu

Tokoedu | 01/01/1970 07:00

Beli buku Perguruan tinggi secara online ??

klik di https://www.tokoedu.com/buku-perguruan-tinggi

Proses Cepat ! Beli buku gak lama nunggu

Tokoedu.com | 01/01/1970 07:00

Beli buku Perguruan tinggi secara online ??

klik di https://www.tokoedu.com/buku-perguruan-tinggi

Proses Cepat ! Beli buku gak lama nunggu


Comment Reply

Nama
Email
Website
Comment
Captcha